Grok AI kini menjadi salah satu fitur menarik di platform X (dulu Twitter). Dibuat oleh xAI milik Elon Musk, Grok bukan cuma chatbot pintar, tapi ia punya kepribadian “nyeleneh” dan kemampuan untuk menjawab pertanyaan dari thread panjang, membuat tweet lucu, bahkan menjadi media untuk menyampaikan sindiran maupun kritik sosial.

Apa Itu Grok AI di X?

Grok AI adalah chatbot cerdas eksklusif untuk pengguna X Premium+ yang mampu mengakses data real-time dari platform X. Dengan interaksi fleksibel antara Fun Mode dan Regular Mode, Grok AI membuat percakapan lebih natural, santai, atau faktual sesuai kebutuhan. Terkadang gaya Grok menonjol karena ada elemen humor dan sudut pandang “pemberontak”, bukan chatbot yang kaku, tetapi lebih seperti teman digital yang pintar dan sedikit jahil.

Untuk menggunakannya, pengguna bisa:

  • Membuka menu Grok di aplikasi X.
  • Me-mention Grok di reply sebuah tweet, lalu tambahkan prompt seperti “@Grok jelaskan maksud thread ini”.
  • Menggunakan aplikasi Grok terpisah di HP (iOS / Android).

Contoh Penggunaan Grok AI di X yang Seru dan Kreatif

1. Merangkum thread panjang

Banyak pengguna menggunakan Grok untuk meringkas thread panjang di X. Dengan Grok, diskusi rumit bisa diringkas menjadi beberapa poin penting dalam waktu singkat. Misalnya, ketika ada thread berita atau pembahasan topik kontroversial, Grok bisa menyajikan ringkasan 2–5 poin kunci lengkap yang membantu pengguna memahami nada umum percakapan.

2. Membuat tweet lucu & santai

Grok tidak melulu serio. Karena karakternya yang lucu dan agak “berani” (tergantung prompt pengguna), pengguna kadang meminta Grok untuk membuat tweet ringan, lelucon, atau komentar santai. Dari laporan Kompas, ada banyak pengguna yang mention Grok untuk hal-hal kocak, seperti “@grok, siapa itu Indy Barens?” atau pertanyaan absurd lainnya dan Grok menjawab dengan gaya khasnya. Respons Grok sering kali unik dan menghibur, menjadikan interaksinya terasa seperti berbicara dengan teman yang cerdas tapi juga bisa jahil.

3. Menyampaikan kritik sosial atau politik dengan sindiran

Salah satu tren paling menarik: warganet menggunakan Grok untuk menyampaikan kritik sosial atau politik secara tidak langsung.


Ada juga fenomena bahwa pengguna sengaja menambahkan “bukan gue yang ngomong” setelah response Grok, seolah-olah menjadikan Grok sebagai alter ego digital mereka.

Tantangan dan Hal yang Perlu Diwaspadai

Karena Grok memiliki akses langsung ke konten X publik, sehingga bisa memberikan jawaban berdasarkan data real-time dari platform tersebut. Maka dari itu, pengguna perlu berhati-hati untuk verifikasi jawaban, terutama pada topik sensitif atau faktual. Selain itu, beberapa laporan menyebutkan bahwa Grok kadang “membuat kesalahan” misal merespons thread lama dengan informasi yang tidak sepenuhnya akurat.

Mengoptimalkan Kreativitas dengan Grok AI

Grok AI di X menawarkan cara baru untuk berinteraksi dengan AI: tidak hanya pintar, tetapi juga berkarakter. Pengguna bisa memanfaatkan Grok untuk merangkum thread panjang yang rumit, membuat tweet lucu atau santai, hingga menyampaikan kritik sosial dengan gaya yang lebih halus. Inovasi ini menunjukkan bagaimana AI bisa menjadi media ekspresi diri sekaligus alat bantu informasi sekaligus hiburan.