Seringkali sebuah karyawan dipromosikan dalam pekerjaan karena kinerja dan hasil mereka yang baik. Namun, hal tersebut belum tentu membuat mereka menjadi pemimpin yang efektif, dalam artian, mungkin saja mereka memiliki kendala dalam menginspirasi, memotivasi, melatih, atau bahkan membangun visi bersama yangmana hal tersebut merupakan hal terpenting dalam sebuah tim. 


Lalu, jika sudah memiliki keahlian, bagaimana caranya kita bersinergi agar dapat memberikan kesan pemimpin yang diinginkan dan sesuai dengan kebutuhan lingkungan? bahkan saat lingkungan tidak terlalu membutuhkan kita. Caranya adalah tidak lain dengan melakukan pengembangan diri dan membangun komitmen akan rasa tanggung jawab bersama sehingga tujuan dapat tercipta dengan cara yang tepat.


Berikut tipsnya!


  1. Mengidentifikasi jenis kepemimpinan yang akan kita terapkan

Berdasarkan website resmi Quipper, sedikitnya ada 7 jenis kepemimpinan yang dapat kita gunakan: Transformasional, Demokratis, Suportif, Transaksional, Laissez-Faire, Karismatik, dan Otokratis. Jenis-jenis kepemimpinan inilah yang sekiranya harus kita pahami metode dan cara-caranya. Dalam menentukan gaya kepemimpinan, jangan lupa juga bahwa pertama-tama kita harus menentukan diri kita paling tepat dengan yang mana.


  1. Menyusun dan meminta masukan permasalahan apa saja yang sekiranya akan dihadapi

Seperti pepatah “lebih baik mencegah daripada mengobati”, dalam menjalani kepemimpinan kita juga harus mampu dalam menspekulasikan apa saja kemungkinan-kemungkinan buruk yang akan berdampak terhadap organisasi dan lingkungan kita dari berbagai jenis aspek. Hal ini sangat dibutuhkan agar ketika berhadapan dengan masalah kita bisa menemukan jalan keluar yang se-efektif dan se-efisien mungkin.


  1. Jangan sepelekan intuisi dalam sebuah situasi

Hal ini tidak kalah pentingnya dengan kedua poin diatas. Peran pemimpin sangat membutuhkan intuisi kuat dan tegas, tujuannya adalah tidak lain untuk mengidentifikasi apa perilaku spesifik lanjutan yang sepatutnya digunakan dan diterapkan untuk langkah selanjutnya demi mendapatkan organisasi yang berintegrasi. 


Jadi, bagaimana? Apa sudah mendapat inspirasi dari artikel diatas? Jangan lupa cek artikel SevenAds lainnya, ya!