Salah satu cara berkomunikasi dengan pelanggan adalah, melalui konten baik dan kreatif. Melalui tulisan yang kamu hasilkan, dapat membuat pelanggan lebih memahami tentang produk atau perusahaan kamu. 


Dalam pembuatan konten berupa teks maupun tulisan, ada 2 profesi yang memegang peran tersebut. Kedua profesi tersebut adalah Copywriter dan Content Writer, meskipun keduanya sama dalam membuat konten berupa teks atau tulisan tetapi mereka memiliki perbedaan dalam menjalankan tugasnya. 


Apa itu Content Writer?

Content writer adalah seorang penulis yang memiliki tanggung jawab dalam pembuatan konten, dengan tujuan menyampaikan informasi maupun penjelasan mengenai produk atau perusahaan. Beberapa contoh tugas yang dikerjakan adalah membuat konten untuk sebuah website, menulis konten untuk optimasi SEO, menulis blog post, dan masih banyak lagi. 


Apa itu Copywriter?

Copywriter sendiri adalah seorang penulis yang bertanggung jawab dalam pembuatan konten berupa teks, dengan tujuan pemasaran. Tulisan-tulisan konten yang dihasilkan mengarah pada pembuatan materi berupa pemasaran dan promosi. Beberapa contoh tugas yang dikerjakan adalah membuat slogan, menulis teks iklan, landing pages, dan lainnya. 


3 perbedaan antara Content Writer dan Copywriter

Walau kedua profesi tersebut mempunyai kesamaan yaitu membuat konten berbentuk teks dan tulisan, tetapi mereka punya perbedaan loh, yuk simak perbedaanya!


  1. Tujuan penulisan

    Content Writer
    Seorang content writer dapat mengolah suatu topik tertentu untuk dijadikan tulisan yang menarik, informatif, serta dapat membuat pembacanya tertarik dan mendapatkan informasi secara lengkap. Dengan adanya konten yang dibuat oleh seorang conten writer dapat mendorong loyalitas brand dan membangun kepercayaan hubungan antara audiens dan brand.

    Copywriter
    Seorang copywriter mampu mengolah kata, agar audiens tertarik dan juga mampu melakukan tindakan seperti apa yang diinginkan. Adanya konten yang dibuat oleh seorang copywriter dapat membantu untuk mendorong audiens, dalam mengambil keputusan atau tindakan. 

  2. Format teks yang dibuat

    Content Writer
    Seorang content writer menulis konten teks dengan format yang lebih panjang dibandingkan copywriter, hal ini dikarenakan content writer harus menjelaskan informasi mengenai produk atau brand kepada audiens.

    Copywriter
    Perbedaan antara content writer dan copywriter terletak pada format teks yang telah dibuat. Umumnya seorang copywriter akan membuat teks dengan format yang pendek, contohnya seperti menulis tagline sebuah perusahaan, slogan, email marketing, billboards, dan banyak lainnya.

  3. Strategi Pemasaran

    Content Writer
    Konten yang dibuat oleh seorang content writer memiliki jangka waktu yang panjang. Karena konten yang dibuat merupakan informasi mengenai perusahaan atau produk, yang mana dapat dibaca berulang oleh audiens tanpa jangka waktu. 

    Copywriter
    Seorang copywriter sendiri memiliki kontribusi untuk rasa urgensi, sehingga ketika audiens membaca konten teks yang telah dibuat dapat menimbulkan keinginan audiens untuk mengambil tindakan pembelian. Jadi copywriter juga dapat mengetahui hasil dampak dari konten yang telah dibuat lebih cepat. 


Kamu juga bisa menggunakan jasa social media management yang kami tawarkan untuk meningkatkan performa dari sosial media yang kamu ingin kembangkan. Yuk coba konsultasi bersama SevenAds Indonesia melalui email ke [email protected] atau langsung klik contact kami di website kami!