Salah satu perusahaan di bidang teknologi yang paling terkemuka di dunia, Apple telah menjadi ‘raja’ bagi para pecinta gadget. Peluncuran produk terbaru Apple selalu ditunggu oleh para penggemarnya sehingga tak heran pasti semua orang hampir mengetahui brand ini. Apple telah menjadi tolak ukur dari kesuksesan di bidang produk teknologi digital namun kesuksesan Apple juga tak terlepas dari strategi marketingnya yang jenius. Kira-kira apa saja strategi marketing Apple yang bisa kita pelajari? Simak terus artikelnya sampai habis yaa guys!


1. Menciptakan ‘Ekosistem’ Pengalaman

Apple mempertahankan segala bentuk pengalaman pelanggan atau customer experience mereka secara konsisten. Dalam berbagai aspek baik pemasaran, toko retail, produk, hingga website, Apple memberikan ‘ekosistem’ yang serupa sehingga secara konsisten dapat menjaga customer experience mereka. 


Disisi lain, Apple telah menciptakan infrastruktur yang berkelanjutan dimana Apple tak lagi hanya sekedar gadget atau teknologi semata, namun juga sebagai elemen yang dapat membantu pelanggannya dalam kehidupan sehari-hari. Seperti contoh, kemudahan membayar tagihan, pengingat untuk minum obat, hingga mengontrol jadwal tidur, Apple telah menciptakan ekosistem yang hadir dalam keseharian pelanggannya. 


2. Berbicara Kepada Pelanggan dengan Bahasa Mereka

Pernah nggak kamu bingung sama sebuah berita karena bahasanya sulit dimengerti? Yaps, Apple menghindari hal ini dengan menggunakan bahasa dari pelanggan mereka. Apple mampu mendemonstrasikan gadget pintar mereka dengan simple dan mudah dipahami. 


Tanpa embel-embel kata produk yang terlalu ‘kepintaran’, Apple menjelaskan bahwa produknya bukan hanya sekedar gadget. Seperti penggunaan kata ‘LED backlighting’ atau ‘retina display’, statement ini dapat lebih mudah dipahami oleh pelanggannya dibandingkan bahasa teknologi yang terlalu rumit. 


3. Berpikir Secara Global, Beraksi Secara Lokal

Apple dapat memberikan identitas brand mereka dengan tetap memberikan sentuhan lokal pada lokasi produk mereka dijual dan dipasarkan. Seperti contohnya, di China Apple membuat produk dengan kemasan warna merah untuk turut ikut serta merayakan tahun baru China kala itu. 


Disisi lain, Apple tetap memastikan bahwa setiap konsep yang dibuat sesuai dengan kondisi ‘lokal’ tetap memenuhi standar mereka seperti tampilan yang seragam di negara manapun dengan bekerja sama dengan penerjemah dan hak cipta untuk memastikan faktualitas dan kemudahan pemahaman konsumen lokalnya. 


Itu dia tiga rangkuman strategi marketing yang dijalankan oleh Apple sehingga dapat menjadi raja pada dunia teknologi hingga saat ini. Dari sini kita bisa belajar mengenai pentingnya memahami konsumen kita dengan baik serta mengimplementasikan strategi yang sempurna agar hasilnya maksimal. Nah, kalau kamu masih bingung dengan bagaimana menciptakan manajemen bisnis digital yang baik kamu bisa berdiskusi dengan SevenAds Indonesia. Langsung klik kontak kami di website ini atau email ke [email protected] sekarang!